Workshop Pengembangan Kurikulum Tahun Ajaran 2026/2027

Kalijambe, Sragen – SMK Negeri 1 Kalijambe menyelenggarakan Workshop Pengembangan Kurikulum Tahun Ajaran 2026/2027 yang berlangsung pada tanggal 20 hingga 29 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan implementasi Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP), penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja, serta pengembangan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.

Workshop yang diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan ini dilaksanakan secara kombinasi, baik tatap muka maupun moda asinkronus melalui Learning Management System (LMS). Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan berbagai materi strategis terkait kebijakan kurikulum, refleksi pembelajaran, pengembangan kurikulum berbasis industri, penyusunan modul ajar, hingga penguatan pendidikan karakter dan integritas.

Kegiatan dibuka secara resmi pada rabu, 20 Mei 2026. Dalam sambutannya, Pengawas SMKN 1 Kalijambe KCD Wil VI, Muh. Pardiyo, S.Kom., M.Si., menyampaikan bahwa pengembangan kurikulum merupakan langkah penting untuk memastikan proses pembelajaran tetap relevan dengan perkembangan dunia industri, teknologi, dan kebutuhan peserta didik. Beliau menegaskan bahwa kurikulum tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi harus menjadi pedoman nyata dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna dan berdampak.

Pada hari pertama, peserta memperoleh materi mengenai kebijakan terbaru tentang Kurikulum Merdeka dan pembelajaran mendalam yang disampaikan oleh Pengawas SMK Negeri 1 Kalijambe dari KCD Wilayah VI. Selain itu, dilakukan review dokumen KSP serta refleksi terhadap implementasi kurikulum tahun pelajaran sebelumnya sebagai dasar penyusunan program yang lebih baik untuk tahun ajaran mendatang.

Workshop juga menjadi wadah refleksi bagi berbagai bidang kerja sekolah, mulai dari bidang kesiswaan, sarana prasarana dan ketenagaan, hingga hubungan industri dan masyarakat. Melalui sesi refleksi ini, seluruh unsur sekolah dapat mengevaluasi capaian program sekaligus merumuskan strategi peningkatan kualitas layanan pendidikan secara berkelanjutan.

Pada sesi berikutnya, masing-masing program keahlian melaksanakan refleksi pembelajaran serta sinkronisasi kurikulum dengan dunia industri. Program Keahlian Busana memperoleh masukan langsung dari mitra industri garmen, sementara Program Keahlian Teknik Otomotif melakukan pengembangan kurikulum berbasis industri bersama praktisi dari Suzuki Kartasura. Program Keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV) juga melaksanakan sinkronisasi kurikulum bersama narasumber dari Fascho Grafika untuk memastikan kompetensi yang diajarkan sesuai dengan kebutuhan industri kreatif dan desain visual saat ini.

Selain penguatan kurikulum, peserta workshop juga mengikuti kegiatan telaah capaian pembelajaran, analisis tujuan pembelajaran, penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), serta pengembangan modul ajar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas perencanaan pembelajaran sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih terarah, kontekstual, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik.

Tidak hanya berfokus pada aspek akademik, workshop juga menghadirkan materi mengenai pembelajaran berbasis proyek melalui pendekatan Project Talent, diseminasi nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran berintegritas, serta penguatan budaya kerja ASN BerAKHLAK. Materi-materi tersebut diharapkan mampu memperkuat karakter pendidik dan peserta didik dalam membangun budaya sekolah yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada pelayanan.

Selama total 32 jam pelajaran, para peserta terlibat aktif dalam diskusi, refleksi, penyusunan dokumen kurikulum, serta pengembangan perangkat pembelajaran. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh guru memiliki pemahaman yang sama mengenai arah pengembangan kurikulum sekolah serta mampu mengimplementasikannya secara efektif dalam pembelajaran pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Dengan terselenggaranya Workshop Pengembangan Kurikulum ini, SMK Negeri 1 Kalijambe kembali menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat kolaborasi dengan dunia industri, serta menghasilkan lulusan yang kompeten, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun pendidikan lanjutan di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *